Saturday, April 6, 2013

cara memancing.. CnP from others...



  1. Pemilihan lokasi adalah bagian terpenting. Pastikan di tempat anda memancing banyak ikannya karena percuma membawa alat pancing modern jika anda memancing di sungai atau kali yang tidak ada ikannya. Anda bisa bertanya kepada teman atau saudara yang hobi memancing dimana lokasi memancing yang sering mereka tuju. Jika kekurangan informasi, anda bisa memakai insting anda. Karena Indonesia adalah Negara Maritim, kita akan lebih mudah untuk menemukan ikan dimana saja. Cobalah berkeliling dari satu lokasi ke lokasi lain dan bandingkan perairan mana yang paling banyak ikannya. Sekarang juga sudah banyak ada kolam pancing komersil. Di kolam tersebut ada banyak ikannya karena pemiliknya sendiri yang menaburkan benih ikan disana.
  2. Untuk memancing ikan yang benar, anda juga harus memilih umpan dan kail yang benar juga. Ada beberapa umpan yang biasa dipakai untuk memancing, diantaranya adalah udang (sering dipakai untuk memancing di sungai dan laut karena merupakan makanan favorit para ikan), ikan(ikan hidup lebih cocok untuk memancing di tengah danau untuk ikan-ikan berukuran besar),cacing (ini adalah umpan favorit karena murah meriah dan efektif, bisa untuk memancing di laut atau di sungai), cumi-cumi (umpan ini relatif mahal, namun warnanya yang mencolok akan menarik perhatian ikan), pelet & esense (keduanya merupakan umpan buatan yang  mengeluarkan aroma menyengat untuk menarik ikan). Kail juga perlu diperhatikan. Pemilihan kail lebih kepada ukuran ikan yang ingin ditangkap. Jika anda hobi memancing, sepertinya membeli sebuah fishing set tidak masalah bukan? Di dalam fishing set terdapat kail dengan berbagai bentuk dan ukuran sehingga anda bisa memancing dimana saja.
  3. Tips memancing ikan yang benar berikutnya adalah pilih metode memancing yang sesuai. Jika anda memancing pada aliran yang deras, sebaiknya posisikan pemberat 12 inci di atas kail. Sedangkan jika anda ingin memancing pada danau atau perairan yang tenang, pakai pelampung berwarna cerah. Danau biasanya sangat dalam sehingga ikan mungkin tidak akan sadar jika anda memakai pelampung berwarna gelap. Atur sedemikian rupa agar kail masuk lebih dalam sehingga ikan mudah melihatnya. Disini umpan berwarna terang juga cukup membantu. Umpan ikan hidup sangat cocok dipakai agar ikan yang lebih besar segera menyadarinya. Sementara umpan terang seperti cumi-cumi juga bisa menarik perhatian ikan yang berada di kedalaman air.
  4. Setelah semuanya siap, lemparkan kail sejauh mungkin terutama jika anda memancing di pesisir pantai. Ikan di pesisir tidak sebanyak ikan di tengah laut. Selain itu ikan di pesisir juga relatif lebih kecil. Jika umpan telah dimangsa, biasanya akan terasa kedutan pada joran pancing dan anda harus segera menariknya. Untuk ikan besar, jangan terlalu tergesa-gesa menarik tali pancing karena ini bisa melukai tangan anda. Memakai rol jauh lebih aman dan efektif untuk menarik ikan besar ke permukaan. Tips memancing ikan yang benar berikutnya adalah jangan lawan tenaga ikan, namun ikuti dia. Ikan kecil mungkin bisa ditarik dengan sekali menghentakkan pancing ke atas. Namun ikan besar justru bisa menarik anda ke dalam air. Biarkan saja mereka kelelahan saat berusaha melarikan diri ke dalam air. Yang harus anda lakukan adalah menarik ulur tali pancing hingga ikan benar-benar lemas dan tidak memiliki tenaga lagi untuk melawan.
  5. Tips yang paling penting adalah, sabar! Jika anda tidak sabar saat memacning, anda akan mengacaukan semuanya. Sabarlah dalam mempersiapkan perlengkapan pancing, sabarlah dalam menunggu ikan, dan sabarlah dalam menarik ikan ke permukaan.
Nah, itu ada cara memancing ikan yang benar. Semoga bermanfaat untuk anda.

Friday, April 5, 2013

Guiza dan Dil Nero tinggalkan JDT

malam ini akan menjadi aksi terakhir Daniel Guiza dan Simon Dil Nero bersama pasukan Harimau Selatan.
baca seterusnya...


DEL Nero (kanan) ditamatkan kontrak lebih awal oleh Johor DT.


AKSI suku akhir pertama Piala FA menentang Selangor malam ini bakal menjadi penampilan terakhir buat dua pemain import Johor Darul Takzim (Johor DT), Daniel Guiza dan Simone Del Nero.
Kedua-dua pemain itu akan meninggalkan Johor DT selepas berakhirnya perlawanan di Stadium Tan Sri Hassan Yunos apabila Persatuan Bola Sepak Negeri Johor (PBNJ) membuat keputusan untuk menamatkan kontrak mereka lebih awal.
PBNJ dalam kenyataannya semalam menjelaskan, keputusan untuk melepaskan Guiza dan Del Nero dibuat selepas mengambil kira kedudukan pasukan dan juga prestasi kedua-dua pemain setelah tamatnya pusingan pertama Liga Super minggu lepas.
Pemangku Presiden PBNJ, Datuk Obet Tawil berkata, kontrak pinjaman Guiza daripada kelab asalnya, Getafe FC akan berakhir dalam tempoh empat bulan lagi dan dia tidak boleh membantu Johor DT mengharungi kempen Piala Malaysia, Ogos nanti.
Del Nero pula masih belum pulih sepenuhnya daripada kecederaan dan ini sedikit sebanyak menjejaskan prestasi- nya dalam pasukan.
“Tidak dinafikan bahawa kedua-dua pemain, Daniel Guiza dan Simone merupakan pemain bertaraf antarabangsa yang telah banyak membantu pasukan berada di kedudukan sekarang tetapi keputusan ini terpaksa diambil.
“Memandangkan musim perpindahan pemain akan dibuka pada 8 April ini, pihak pengurusan mengambil keputusan melepaskan kedua-dua pemain bagi membolehkan kami mencari pemain pengganti yang berkaliber untuk menggantikan mereka,” kata Obet dalam kenyataannya semalam.
Menurut Obet, pemain tengah pasukan Johor dalam Liga Premier, Andre Francisco Rocha Da Silva telah dikenal pasti untuk mengambil alih tempat Del Nero manakala beberapa pemain lain sedang diuji jurulatih pasukan, Fandi Ahmad bagi menggantikan tempat Guiza.
Katanya, tiga pemain telah disenarai pendek dan pihak pengurusan akan membuat pengumuman dalam masa terdekat.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Guiza dan Simone atas jasa mereka kepada pasukan.
“Saya akan pastikan bahawa pengganti mereka akan mempamerkan mutu persembahan yang lebih baik dan cemerlang berbanding pemain-pemain import sebelum ini bagi memastikan visi transformasi pasukan Johor DT tercapai,” katanya.
Guiza yang merupakan penjaring terbanyak La Liga musim 2007-2008 ketika mewakili Mallorca, berjaya menyumbat lapan gol untuk pasukan Johor DT dalam 13 perlawanan bagi membolehkan skuad Harimau Selatan berada pada kedudukan ketiga Liga Super dan mara ke pusingan suku akhir Piala FA.
Sementara itu, Del Nero yang pernah membantu pasukan bawah 21 tahun Itali bergelar juara pada Kejohanan Bola Sepak Eropah (UEFA) 2004 dan memenangi pingat gangsa Sukan Olimpik Greece pada tahun sama, sering kali memanaskan bangku simpanan Johor DT kerana masalah kecederaan.


Artikel Penuh: http://www.kosmo.com.my/kosmo/content.asp?y=2013&dt=0406&pub=Kosmo&sec=Sukan&pg=su_03.htm#ixzz2Pea6odCc 
Hakcipta terpelihara